Jumat, 16 Mei 2014

FardhiRama

" Pukul berapa sekarang? "
  " Pukul 2 siang pak "

 Setiap hari kami mengulangi hal yang sama, pukul 2 siang seperti waktu yang terulang. Walau kenyataannya semua waktu selalu mengulang angka. Setelah bertanya, Pak Rama pasti akan naik ke lantai atas gedung. Memandang langit siang, tidak ada lain hanya itu yang dilakukannya. Aku sedikit malas bertanya pada boss ku ini, tanyakku akan hilang, mungkin terbawa angin atap gedung.

 Tapi hari ini ada yang sedikit berbeda, dia mengajakku ke atas. Dan bertanya.

'kamu sadar setiap pukul 2 aku naik kesini? Dan selalu bertanya padamu tentang hal yang sama?'.

' Iya, sadar pak' jawabku seadanya.

' Kamu tidak heran? Tidak mau bertanya?'. Dia berbalik menatapku, aku sedikit salah tingkah dengan tatapannya hari ini.

'M..maaf pak, memangnya untuk apa?' Suaraku kaku.

 Pak Rama cukup lama terdiam, menatapku setajam tadi, dia masih diam. Sampai akhirnya kembali ada suara diantara kami.

 'Untuk ini... 'Brootttt..' Aku menikmati kentut di udara terbuka. Rasanya menyenangkan seperti teriakan yang tertahan di dalam, di sini bebas untuk melepaskan apa saja. Tanpa bekas, dia akan terbawa angin. Hilang. Seperti cinta yang tanpa sengaja kita pendam'.

 Siang ini aku ingin menangis lepas, tapi hanya senyum kaku yang bisa melekuk di wajah bulatku. Iya, cinta memang seperti kentut. Di lepaskan malu di tahan sakit. Aku dan Rama sama-sama sudah beristri. Kami pun sama-sama laki-laki. Jadi ini tidak mungkin.

 'Fardhi, maaf untuk selama ini, sebaiknya kamu atau aku harus menjauh sebelum sakitnya lebih tajam lagi, cinta kita akan banyak melukai'. Rama bersuara lagi. Suara yang selalu aku kagumi setengah mati, suara yang selalu membuatku merasa cantik di balik ketampanan ini. Aku masih diam, rasanya ingin memeluk erat tubuhnya seperti malam terkutuk itu. Malam di mana kami sama-sama tahu, kami penyuka sesama. Malam di mana kami mulai mendalami hati kami yang sama-sama dipaksa mencintai wanita. Aku diam! Aku masih mau diam. Anggap saja aku kentut yang tertahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar